HUT ke-20 Tahun: Eksistensi BPI KPNPA-RI Semakin Solid dan Tetap Kritis

Iklan Semua Halaman


.

HUT ke-20 Tahun: Eksistensi BPI KPNPA-RI Semakin Solid dan Tetap Kritis

Juwaini
Jumat, 11 Februari 2022
REAKSINEWS.ID | JAKARTA -  Perayaan Hari Ulang Tahun Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA RI ) ke 20 Tahun digelar di The Sultan Hotel Jakarta, Jumat (11 Februari 2022)

Peringatan HUT ke-20 BPI KPNPA RI Tahun 2022 digelar"Meriah"Dihadiri tamu undangan dari para Petinggi Lembaga dan Pejabat Negara diantaranya, Jendral dari Mabes Polri, Senator DPD RI, Anggota MPR RI, Kemenkopolhukam, Wantanas, Kementrian, Sekneg, Seskab, Gubernur, Bupati serta Walikota.

Tubagus Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum dalam sambutannya menyampaikan, BPI KPNPA RI sudah berusia dua dasawarsa"Alhamdulilah" Masih bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara tercinta walaupun di masa yang sangat sulit saat ini akibat wabah Covid 19,

Semoga perjalanan panjang dilalui organisasi dapat diambil hikmahnya dan BPI KPNPA RI semakin Solid, berkontribusi mewujudkan Visi-Misi dalam rangka menjaga, memelihara dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berintegritas serta bersih dari Korupsi,

Keberadaannya selama 20 Tahun menjadi saksi terhadap Dinamika situasi Politik dan Keamanan di NKRI, selama dua dasawarsa ini juga BPI KPNPA RI telah hadir di saat situasi demokrasi di indonesia yang sangat dinamis dan selama 20 tahun itu juga BPI KPNPA RI menjadi saksi bahwa korupsi di NKRI masih saja tetap terjadi hingga saat ini

Sebagaimana dilihat oleh masyarakat melalui  berbagai bentuk penyelewengan yang dilakukan oleh para penyelenggara, sehingga merugikan keuangan negara dan itu masih saja sering terjadi serta bisa ditemui. Dengan demikian",Eksistensi dari BPI KPNPA RI setelah perayaan memperingati dua dasawarsa akan menjadi semakin kuat, Kritis, Bertaji dalam menjalankan amanat undang undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tersebut,

"Siapapun penguasa",BPI KPNPA RI akan tetap kritis dan tidak akan mentolerir adanya penyelewengan dalam bentuk apapun juga yang dilakukan oleh para penyelenggara negara, Ketua Umum menuturkan.

Sementara Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh memberikan apresiasi kepada, Tubagus Rahmad Sukendar yang telah membawa organisasi tua, namun masih tetap eksis di masyarakat 

Selaku ketua umum SP yang menghadiri perayaan, kepada awak media mengungkapkan, keberadaan Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA-RI) membuat acara di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (10/2) dalam rangka merayakan HUT yang  ke 20 Tahun berlangsung meriah dan sukses

Fonda pun memuji dan mengapresiasi eksistensi BPI KPNPA yang sudah berkiprah selama dua dasawarsa. Padahal tidak mudah mengelola organisasi sosial hingga berusia puluhan tahun.

“Mewakili Sahabat Polisi Indonesia, saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan BPI KNPA-RI. Mengelola organisasi hingga mampu bertahan 20 tahun dan sekaligus berkontribusi bagi Republik ini bukan sesuatu yang mudah,” ujar Fonda

Fonda menyebut sejumlah hal telah dilakukan organisasi yang dipimpin Tubagus Rahmad Sukendar. Salah satunya ikut aktif mendukung upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Saya kira siapa pun bisa melihat rekam jejak BPI KPNPA. Organisasi yang sejauh ini konsisten dengan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi serta penegakan hukum yang profesional,” sambung Fonda.

Dalam kesempatan itu, BPI KPNPA juga memberi penghargaan kepada sejumlah pejabat publik yang dianggap berprestasi dan memiliki kinerja yang baik dalam penegakan hukum dan pelayanan publik.

Mereka antara lain, Kabareskrim Polri,  Kapolda Jateng Irjen Pol DR M.Luthfi , Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol DR .M .Fadil Imran  Kapolda Riau Irjen (Pol) Muhammad Iqbal,  Kapolda Sulsel Irjen (Pol) Drs. Nana Sujana, Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Hendro Sugiatno MM, Gubernur Bengkulu, Bupati Ponorogo, Bupati Tangerang, Bupati Batubara, Ketua Harian Paguron Jalak Banten Nusantara,  Ketua Umum Komunitas Sedekah Jumat, Kepala Desa Berprestasi, Tokoh Masyarakat dan  Agama. (Rils)