Pangdam I/BB: Wujudkan Islam "Rahmatan Lil'alamin" Untuk Sejahterakan Masyarakatnya

Iklan Semua Halaman


.

Pangdam I/BB: Wujudkan Islam "Rahmatan Lil'alamin" Untuk Sejahterakan Masyarakatnya

Redaksi @ reaksinews.id
Senin, 10 Oktober 2022
Foto: Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin SE, MSi pada Safari Subuh ke 19 di Masjid Raya Aceh Sepakat Jalan Mangkara No. 57, Petisah Medan, Minggu (09/10).

MEDAN | Islam itu merupakan agama yang "Rahmatan Lil'alamin". Untuk itu, kepada masyarakat Aceh yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Mari kita bersama -sama menjawab peluang dengan menunjukkan melalui Syariah Islam itu mampu mensejahterakan masyarakatnya. 

Hal ini disampaikan Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin SE, M.Si usai sholat subuh berjama'ah ke 19 di Masjid Raya Aceh Sepakat Jalan Mangkara No. 57, Petisah Medan, Minggu (09/10/2022).

Pangdam Mengungkapkan, daerah Aceh mempunyai peluang besar, selain warga masyarakat beragama Islam, dimana daerah tersebut telah memberlakukan hukum Syariah yang disebut Qanun Aceh, guna mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat di Provinsi Aceh. 

Foto: Jemaah Safari Subuh di Masjid Raya Aceh Sepakat, Petisah Medan, Minggu (09/10).

Provinsi Aceh dulunya mengunakan Bank dengan sistem konvensional, namun sekarang telah menjadi Bank Syariah. Diharapkan kedepannya, para calon pemimpin Aceh harus berani memberlakukan aturan Perda tentang makan makanan secukupnya agar makanan itu tidak mubazir atau terbuang sia-sia, ungkap Pangdam

Lanjutnya, namun masih ada beberapa hal yang disayangkan, dimana Islam mengajarkan kebersihan itu sebahagian dari Iman. Inilah tugas kita untuk bisa membenahinya "Aneh" juga dalam sepuluh negara-negara yang dinilai bersih di dunia, itu bukan berasal dari negara yang mayoritas beragama Islam, akan tetapi negara lain, seperti Jepang diantaranya, mereka masuk dalam kategori negara sangat bersih. 

Demikian juga terkait penyelesaian perselisihan, hendaknya umat Islam dapat mendamaikan kedua pihak yang berselisih dan bertikai dengan cara Islami, tempuh melalui berdialog dan musyawarah. Jangan sampai ada perpecahan, karena pada nantinya akan membuat kita semakin menjadi lemah. 

Diharapkan melalui wadah Safari Subuh, selain bersilaturahmi bersama Umat Islam, juga sebagai wadah untuk saling mengingatkan dalam menjalankan ajaran Islam yang "Rahmatan Lil'alamin", dengan berbuat kebaikan dan memanfaatkan waktu untuk menunaikan zakat sehingga bisa membantu ekonomi umat dan sangkaan negatif, Intoleransi. Sehingga radikalisme bisa pupus dengan sendiri, Pangdam I/BB menyampaikan.

Sementara Ketua Umum DPD Aceh Sepakat, Mukhtar menyambut rombongan Pangdam I/BB dan Arafah Sumut serta berterima kasih karena sudah memilih masjid tersebut untuk dijadikan lokasi safari.

"Selamat datang Bapak Pangdam I Bukit Barisan dan rombongan safari subuh Arafah Sumut di Masjid Raya Aceh sepakat ini, kami sangat bangga dan bahagia atas kehadirannya, semoga Pangdam selalu diberikan kesehatan dan diberikan kesuksesan dalam karirnya" tutup Mukhtar. 

Kegiatan safari subuh diakhiri dengan tausiyah dan do'a oleh Ketua Majelis Zikir Arafah Ustadz Zul Arafah dan dalam tausiyahnya ia mengatakan, jamaah yang hadir merupakan hamba hamba pilihan, karena hanya orang pilihan lah yang bisa menghadiri subuh berjamaah.

" Pada kesudahannya, manusia semua akan mati dan kembali kepada Allah, maka persiapkan amal dan ibadah untuk bekal kita di akhirat kelak, Ustadz Zul menyampaikan.

Safari subuh turut dihadiri, Kaotmilti Medan Brigjen TNI Azhar,SH, Owner RSU bidadari H. Nur Abu Bakar, Kabintaljarahdam I/BB Kol. Arh Toto Rahardjo, M. Ikbal Parinduri, Dr. Joharis Lubis, Ustadz Dr Amhar Nasution, Hamdan saleh, Ediwardo Ritonga, Pengurus Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia Sumut Edi Sukarno, Kasibinrohis Mayor Inf Jalaluddin Dalimunthe, Kasituud Mayor Inf Supardi, Ketua Yayasan Bukit Barisan Ardi Pulungan, Pengurus Safari Subuh Arafah Sumut, Pengurus Safari Subuh Arafah Aceh Hamdan Saleh, Dompet Dhuafa Waspada Sulaiman dan para pengurus Masjid Raya Aceh Sepakat.(Bintaljarahdam)