Abi Nazar: Penggalang Sumbangan untuk Dayah Bukan Pengemis

Iklan Semua Halaman


.

Abi Nazar: Penggalang Sumbangan untuk Dayah Bukan Pengemis

Redaksi @ reaksinews.id
Jumat, 24 Maret 2023
Foto: Abi Nazar, Pimpinan Dayah Bustanul Mutma'innah Cabang Abu Paya Pasi (23/3)

ACEH TIMUR | Beredar informasi yang mengatakan "Pengemis" Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) Abi Nazar," Penggalang Dana untuk pembangunan Fasilitas Dayah (Pesantren) Bustanul Mutma'innah Cabang Abu Paya Pasi, Jumat (24 Maret 2023)

Abi Nazar mengatakan, terkait beredarnya Informasi (pemberitaan) miring terhadap kalangan santri yang menggalang Dana untuk pembangunan fasilitas Dayah Bustanul Mutma'innah Cabang Abu Paya Pasi,

"Kami Bukan Pengemis, kata Abi Nazar, penggalangan sumbangan (Dana) bukan untuk kepentingan pribadi. Dayah sebagai tempat menuntut ilmu, membangunnya tidak semudah mendirikan kantor dengan anggaran yang telah disediakan, ujar Abi

Dikatakan Abi Bazar," Apa yang dilakukan oleh santri bukan "Mengemis" mereka hanya meminta bantuan (Sumbangan) untuk kebutuhan Fasilitas Dayah yang saat masih serba kekurangan," Jangan salah menafsirkan, apalagi menghujat,

" Jika hal tersebut dikatakan sebagai pengemis," Itu terlalu berlebihan, karena penggalangan dana dimaksud sama sekali bukan untuk kepentingan pribadi, kata Abi Nazar.

Sejatinya bagi ummat Islam, terkhususnya Aceh, sangat mustahil jika berasumsi," Apa yang dilakukan para Santri berupa Mengemis, itu adalah pemahaman sesat,

Mohon dicerna dengan hati dan naluri secara keislaman yang hakiki," Menggalang Dana Bantuan Untuk Pembangunan Dayah, sudah barang tentu tidak sama dengan mengemis, ungkapnya.

Mirisnya ! Masih ada manusia di Aceh yang menafsirkan Sumbangan Pembangunan Dayah serupa mengemis, sementara daerah kita sangat kental dengan nilai-nilai dan norma-norma keislamannya,

Sudah cukupkah pengetahuan (Ilmu) yang dipelajari sekiranya Menyamakan Sumbangan untuk Dayah dengan Pengemis ?? 

Diharapkan publik mengerti dan memahami serta dapat membedakan antara Sumbangan untuk Dayah dan Pengemis. Sejatinya yang dilakukan santri 'Mutlak' menggalang Dana untuk Dayah, bukan Rekayasa, apalagi penipuan.

" Sekali lagi, Bukan Rekayasa, semoga masyarakat semua (publik) dapat membedakannya, Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) menuturkan.(Razali)