Cerdaskan Pimilih: Kesbangpol Bireuen Gelar Sosialisasi Bagi Masyarakat

Iklan Semua Halaman


.

Cerdaskan Pimilih: Kesbangpol Bireuen Gelar Sosialisasi Bagi Masyarakat

Juwaini
Selasa, 29 Agustus 2023
Foto: Akademisi, Adli Patria, SH memaparkan materi pada Sosialisasi Pemahaman Bagi Masyarakat yang diprakarsai Badan Kesbangpol Bireuen (29/8)

BIREUEN | Menuju Pemilu Serentak dan Berintegritas Sebagai Pembaruan Demokrasi Indonesia, Badan Kesbangpol Kabupaten Bireuen Menggelar Sosialisasi Pemahaman Bagi Masyarakat dalam rangka mencerdaskan pemilih untuk memilih pemimpin yang cerdas, Selasa (29 Agustus 2023)

Staf Ahli Bupati Bireuen, Dr. Mukhtar, Mars dalam sambutannya memaparkan, rakyat sebagai benteng demokrasi agar tidak dikhianati. Demokrasi adalah cara jitu dalam mengawal pemilu sesuai ketentuan, karena Indonesia adalah salah satu negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi dan telah melalui beberapa Fase diantaranya;
 
Fase demokrasi konstitusional (1945-1950) dimana masa ini peranan parlemen dan partai sangat menonjol, Fase demokrasi terpimpin (1959-1965) dimasa ini ditandai dengan keluarnya dekrit presiden dalam persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara, papar Staf Ahli Bupati Bireuen. 

Foto: Peserta Sosialisasi Pemahaman Bagi Masyarakat di Central Coffee shop jalan juli Bireuen (29/8)

Sementara Akademisi, Adli Patria, SH menyebutkan," Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ke-2 di dunia setelah Amerika Serikat, Namun hakikat demokrasi yang telah melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik disemua tingkat masih perlu mendapat perhatian,

Demokrasi tentunya membuka peluang dari setiap warga untuk menjadi seorang pemimpin yang dipilih oleh masyarakat secara langsung dalam pencoblosan di momentum pemilu setiap lima tahunan, kata Adli

Namun perlu diketahui," Salah memilih akan berdampak untuk jangka waktu hingga lima tahun kedepan, jika cerdas dalam memilih, sudah barang tentu akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas kedepan,

Pemilu adalah cara untuk menghantarkan seorang pemimpin yang bertalenta dan Berintegritas, namun dalam memilih perwakilan, sejatinya dipertimbangkan sebelumnya, karena setiap kepercayaan yang diberikan akan berdampak hingga 5 tahun kedepan,

Pentingnya upaya meningkatkan demokrasi untuk memastikan bahwa implementasinya semata-mata bukan seperti pembentukan partai politik, pelaksanaan pemilu, pembentukan pemerintah dan parlemen,

Pada tataran yang lebih substantif dan fundamental, semua proses demokrasi harus mampu memastikan semakin meningkatnya kepercayaan dan optimisme Masyarakat,

" Tentunya dalam memilih pemimpin perlu ditinjau dari latar belakang, serta dari aspek jabatan yang pernah di sandang oleh seseorang yang bakal mencalonkan diri sebagai pemimpin, ungkap Dosen ilmu politik dari universitas Almuslim Peusangan.

Sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, DR Mukhtaruddin SH MH dalam sambutannya menyampaikan, Sosialisasi Pemahaman Bagi Masyarakat bertujuan untuk memberi kebebasan berekspresi dalam negara yang menganut sistem pemerintahan demokrasi dimana rakyat bebas memberi pendapat dan berekspresi,

Menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman dilingkungan masyarakat, demokrasi akan menjamin hak-hak setiap warga negara dengan mengedepankan musyawarah untuk memecahkan solusi bersama,

Adanya demokrasi diharapkan dapat menciptakan pemerintahan yang bertanggung jawab, serta mencegah perselisihan antar kelompok dan dapat menyelesaikan masalah dengan cara berdamai, papar Kaban Kesbangpol Bireuen.

Sosialisasi digelar di Sentral Coffee shop jalan juli, Selasa (29/8) diikuti, Akademisi, Tokoh masyarakat, Adat dan agama, Pemuda, Unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Unsur Pers, lingkungan Pemkab, Kaban dan staf kesbangpol, serta undangan lainnya. (Red)