AWF Gelar Pameran Produk Lahan Basah di Objek Wisata Paya Nie

Iklan Semua Halaman


.

AWF Gelar Pameran Produk Lahan Basah di Objek Wisata Paya Nie

Redaksi @ reaksinews.id
Jumat, 23 Februari 2024
Foto: Aneka Kerajinan tangan dari bahan basah warnai Pameran di Destinasi Wisata Paya Nie Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen Aceh (23/2)

BIREUEN-REAKSINEWS.ID | Aceh Wetland Foundation (AWF) menggelar Pameran hasil kerajinan tangan berbahan baku dari tumbuhan lahan basah di objek wisata Paya Nie, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Jumat (23 Februari 2024)

Pameran hasil kerajinan tangan diprakarsai AWF mendapat dukungan langsung dari Pemkab Bireuen, Gampong Blang Mee, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Aceh Native, Backkaru, Beujroh, Apel Green Aceh, Magrove Food, Nasa Studio, PIM, Pertamina, BPMA, Bank Aceh dan Medco E&P.

Direktur Aceh Wetlands Foundation, H Yusmadi Yusuf mengatakan, mengusung tema "Lahan Basah untuk Kesejahteraan Manusia" Pameran kerajinan tangan di Objek Wisata Paya Nie akan berlangsung selama 3 hari yang dimulai tanggal 23 hingga 25 Februari 2024,

Pameran ini akan menampilkan sejumlah produk kerajinan tangan yang dipamerkan antara lain tas, dompet, kotak tisu, pot bunga, kantong belanja, tas laptop, gantungan kunci dan sejumlah produk lainnya, kata Tgk Haji sapaannya.

" Sementara di beberapa Stand Kuliner turut memamerkan sejumlah menu makanan tradisional seperti sajian khas dari hutan mangrove dan hutan gambut.

Pameran ini juga diwarnai lomba demo menganyam, lomba memasak ikan paya, pentas seni rapai hingga nonton bareng film Dokumenter Paya Nie.

Sedangkan khusus untuk pelajar, pihak panitia telah menyediakan kelas edukasi lahan basah. Pameran ini juga ikut dimeriahkan dengan penampilan Andie Seuramoe Reggae, lanjutnya.

"Sebagai bentuk dukungan, sebanyak 8 Stand ikut meramaikan pameran kali ini diantaranya, Stand Linkungan Hidup Pemkab Bireuen, Stand Kerajinan Gambut, 

Kemudian Stand Ruang Edukasi Lahan Basah, Stand Makanan dan Minuman Magrove, Sand Bank Aceh, Stand Camp Uteun dan Stand Ikan Paya.

Melalui pameran ini, secara tidak langsung pihak kepanitiaan dan semua yang terlibat berupaya memperkenal produk-produk kerajinan tangan yang bahan bakunya dari lahan basah Paya Nie, Direktur AWF menuturkan.(MI)