Bersumber DD: Pemdes Cot Tunong Bangun Sumur Bor

Iklan Semua Halaman



.

Bersumber DD: Pemdes Cot Tunong Bangun Sumur Bor

Redaksi @ reaksinews.id
Jumat, 03 Mei 2024
Foto: Pembangunan Sumur Bor Bersumber Dana Desa Gampong Cot Tunong Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen Aceh (3/5)

BIREUEN|REAKSINEWS.ID - 
Rentan dengan kekeringan Pemerintah Gampong Cot Tunong, Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Bangun Sumur Bor untuk mengairi Sawah warga bersumber Dana Desa, Jumat (3 Mei 2024)

Dalam rangka mendongkrak roda perekonomian masyarakat petani, bersumber Dana Desa tahap pertama, Pemdes Cot Tunong mengadakan sumur bor untuk Pompanisasi air ke persawahan warga.

Hasballah mengatakan, pemerintah Gampong Cot Tunong baru 40 persen (tahapan pertama) menerima bantuan dana dari pemerintah pusat sejah dua Minggu terakhir,

Berdasarkan kesepakatan dalam Musrenbangdes sebelumnya ada sejumlah program kerja yang menjadi perioritas diantaranya; 

Pemberantasan Kemiskinan Extrime, BLT, Ketahanan Pangan, Posyandu, Karang Taruna dan Kebutuhan PKK, kata Keuchik Cot Tunong.

Selain itu, Pemdes Cot Tunong Turut membangun satu Sumur Bor  (Fisik) di Dusun Ranup Uteun untuk Pompanisasi air ke persawahan warga yang mana sebelumnya para petani sulit mendapatkan air dan rentan dengan kekeringan,

Bahkan untuk anggaran tahun 2024, Pemerintah Gampong Cot Tunong juga membangun sebuah  Pintu Air, Talud, Jalan usaha tani, hingga Membangun Rumah layak huni untuk masyarakat setempat, papar Keuchik Hasballah.

Lanjut Keuchik, operasional Pompanisasi Sumur Bor dikelola melalui BUMdes untuk Mengairi Sawah meliputi 3 Gampong terdiri dari, Gampong Paya Rangkuluh dan Cot Tunong Gandapura. 

Seperti diketahui, Gampong Cot Tunong membawahi 3 Dusun terdiri dari, Dusun Drien Bungkok,
Dusun Ranup Uteun dan 
Dusun Cot Glumpang dengan jumlah masyarakat sebanyak 270 KK yang mayoritas penduduknya bergantung pada pertanian,

BUMdes Tunas Muda Gampong Cot Tunong dengan usahanya memproduksi Ayam Potong berjalan baik dan untuk tahun depan direncanakan pengembangan unit usaha Bengkel las, 

Areal sawah seluas 65 Hektar untuk dua kali masa panen setiap tahun, berdasarkan luas areal tersebut, masyarakat petani masih membutuhkan 3 unit lagi sumber air (Sumur Bor), sebut Keuchik yang turut didampingi, Dahlan S selaku Tuhapeut Gampong setempat (MI)