Miris!! Selain Rusak, Jalan Utama Birem Bayeun Tertutupi Daun Sawit PTPN-I

Iklan Semua Halaman


.

Miris!! Selain Rusak, Jalan Utama Birem Bayeun Tertutupi Daun Sawit PTPN-I

Redaksi @ reaksinews.id
Minggu, 30 Oktober 2022
Foto: Kodisi Kerusakan Jalan Umum, Akibat Dilalui Truck Bermuatan Over Kapasitas milik PTPN-I, Minggu (30/10)

ACEH TIMUR | Kerusakan jalan utama menuju Kota Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur Akibat Lalu-lalang Truck Bermuatan Sawit Over Kapasitas milik PTPN-I, Kian hari semakin ketara terus terabaikan. Keselamatan warga yang melintas tidak lagi menjadi perhatian para pihak, walupun acap kali keluhan disampaikan.

Dipenuhi lubang menga-nga disepanjang jalan, hingga kerap menjadi tumbal (Korban) santapan "Kubangan" hibbah perusahaan milik negara. Daun kelapa sawit kian hari semakin menggerogoti jalan, bahkan sebagian besarnya telah menutupi badan jalan. 

Miris dan memprihatinkan." Terganggunya warga yang melintas, bukan lagi satu persoalan bagi PTPN-I, apalagi kondisi yang mengganggu pemandangan.

Foto: Daun Kelapa Sawit PTPN-I, Aceh Timur, Menutupi Badan Jalan, Minggu (30/10)

"Akibat aktivitas truk yang mengangkut TBS milik perusahaan PTPN- plat merah, sehingga menimbulkan Kerusakan Jalan yang semakin parah. Kubangan disepanjang jalan luput dari perhatian Perusahaan bahkan Pemerintah Aceh Timur." Ungkap Zaenal saat melintas di jalan Alur Gadeng-sa, Minggu (30/10/2022).

"Selain itu, saat mengendarai sepeda motor juga sering terganggu, disebabkan jalan tertutupi oleh daun kelapa sawit, acap kali bertabrakan dengan Pengendara dari arah berlawanan. Entah bagaimana PTPN-I menanam pohon sawit terlalu rapat ke jalan, sepertinya perusahaan terkesan tidak memberi peluang bagi masyarakat untuk melintasi sarana transportasi milik umum." sebut Zaenal.

Sementara salah satu warga desa setempat juga mengungkapkan, hendaknya Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat menindak tegas terhadap Perusahaan yang tidak bertanggungjawab atas kerusakan sarana transportasi dalam wilayah areal usaha meliputi semua desa terdampak, 

Seiring rusaknya akses di sepanjang jalan utama, hingga berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat." Dikarenakan jalan yang rusak tersebut berstatus jalan umum. Kerusakan jalan ini semakin parah akibat dilalui kendaraan milik perusahaan perkebunan yang saban hari mengangkut barang Bermuatan Over Kapasitas, jelasnya.(tim)