Modus Sorot Keuchik, Diduga Sekdes Rambong Payong 'Raup' Salam Tempel

Iklan Semua Halaman


.

Modus Sorot Keuchik, Diduga Sekdes Rambong Payong 'Raup' Salam Tempel

Redaksi @ reaksinews.id
Minggu, 31 Maret 2024
Foto: Meunasah (Balai Desa) Gampong Rambong Payong Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen (31/3)

BIREUEN-REAKSINEWS.ID | Demi meraup keuntungan pribadi, Sekdes Gampong Rambong Payong 'Jilat' kembali Air Liur yang telah diludahi.

Hal tersebut diungkapkan Juanda Sabtu (30 Maret 2024). Ia membeberkan bahwa Abdul Gani rela mengkhianati masyarakat dan diri sendiri.

Juanda mengatakan, beredarnya informasi terkait kisruh antara Sekdes dan Keuchik Gampong Rambong Payong Kecamatan Peulimbang Kabupaten Bireuen yang telah berdamai secara diam-diam, menimbulkan banyak pertanyaan dan banyak dugaan adanya skandal.

Pertama, lanjut dia, Sekdes terkesan Plin-plan dan bertolak belakang dengan Keterangan yang telah diberikannya pada media beberapa waktu lalu.

Kedua, sebutnya, Sekdes terkesan tidak bertanggung jawab atas Keterangannya sendiri.

Ketiga, Patut Diduga Sekdes telah menerima 'Salam Tempel' dengan sejumlah lembaran RUPIAH dari Pejabat Gampong yang disoroti sebelumnya.

Selanjutnya, Sekdes sengaja menggoreng Isu dan menumbalkan sejumlah pihak untuk meraup keuntungan pribadi.

"Termasuk saya salah satu yang ditumbalkan sebagai Narasumber pemberitaan, banyak lagi hal yang patut diduga," ungkap Juanda.

Ia mempertanyakan, bagaimana dengan Keterangan Abdul Gani melalui Pemberitaan sebelumnya ???

"Sekdes Gampong Rambong Payong, Abdul Gani membenarkan, ya lebih kurangnya kenyataan dalam Gampong kami hari ini tidak jauh beda dengan yang di ungkapkan saudara Juanda,

Jarang sekali Keuchik melibatkan perangkat Gampong dan lembaga dalam setiap rencana program kerja, segala sesuatunya diakomodir secara sendiri, baik soal pembangunan, sosial hingga pemberdayaan masyarakat, 

Sebagaimana yang dilakukan pada program Pos Pangan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, dimana program tersebut di kelola oleh Keuchik bersama Isterinya pada saat penyaluran ITIK (Bebek) Sebanyak 4 Ekor untuk setiap Penerima yang ditentukannya sendiri tanpa didasari musyawarah.

Disinggung terkait Sisa dana BUMG terdahulu, Sekdes membenarkan bahwa Uang tersebut telah diserahkan kepada Keuchik Razali 2 tahun lalu, 

Saya sendiri pernah menanyakan langsung kepada Keuchik dalam Rapat Interen Perangkat." Sayangnya ketika itu malah mengecam saya, seraya mengatakan, 

"Jika itu yang dipertanyakan, Droe-droeneuh Long pinah,(kamu akan saya evaluasi) karena saya juga masih punya Atasan, dengan nada sombong Keuchik Razali melontarkan kalimat itu.

Sikap Abdul Gani yang jelas-jelas Plin-plan itu berdampak langsung terhadap reputasi kerja buruk pemerintah, namun hanya karena faktor 'tempelan' dengan sejumlah lembaran RUPIAH." Yang bersangkutan telah Menjilat kembali Air Liur yang telah di ludahi. Kesannya, menyoroti Keuchik hanyalah berupa modus untuk meraup keuntungan secara pribadi, ini Sunggul disesali, ungkap Juanda.(**)